Selama Enam tahun setelah bergabung dan memecah rekor transfer milik Cristiano Ronaldo, Real Madrid sepertinya sangat ingin Gareth Bale segera pergi musim panas ini walaupun berulang kali pula pemain Wales itu menolak untuk meninggalkan klub impiannya sejak masa kecilnya.

Selama tinggal di spanyol Bale telah menikmati berbagai macam kesuksesannya. Selain itu juga, ia juga Bale bersama Los Blancos telah mencetak lebih dari 100 gol dan juga pada awal musim semenjak pindah dari London Bale tampil dengan luar biasa. Usahanya saat melawan Barcelona di final Copa del Rey 2014 sangat luar biasa semua orang yang menunjukkan kecepatan dan kekuatannya sebagai seorang winger berbakat.

Gareth Bale
Gareth Bale

Bale juga mencetak gol penentu yang membuat Real Madrid mengklaim gelar juara Liga Champions dengan menghempaskan rival sekota Atletico di final pada saat musim itu. Dan Bale turut berkontribusi besar pada lanjutan pertandingan paling bergengsi di Eropa, termasuk dengan tendangan overhead yang memukau padahal ia memulai pertandingan dari bangku cadangan di final Liga Champions 2018 melawan Liverpool.

Kekecewaan Pada Bale

Namun, Bale telah memberikan kekecewaan kepada publik Santiago Bernabeu, mengingat harapan tinggi yang dibebankan di pundaknya. Dia telah melewatkan lebih dari 100 pertandingan karena cedera. Dia juga gagal beradaptasi dengan benar ke dalam gaya hidup ala Spanyol dan kurang produktif dibandingkan dengan pemain bintang lainnya seperti Neymar, Mbappe, maupun Mohamed Salah.

Bale yang telah berusia 30 tahun dan ia juga telah menolak tawaran untuk pindah ke China padahal ia bisa saja mendapat bayaran sesuai dengan keinginannya. Namun dengan penolakannya itu, Bale masih menunjukkan ia ingin tetap bermain sepakbola di level tertinggi.

Meskipun muncul kekhawatiran rentetan cedera dan upahnya yang terlalu besar, Bale tetap memiliki sebagai bintang sepakbola.

Klub Yang Dapat Merubah Bale

Berikut beberapa klub yang dapat menyelamatkan Bale:

Bayern Munich

Bayern Munich yang sedang mencari suksesor untuk mengisi posisi sayap yang ditinggalkan oleh Frank Ribery dan Arjen Robben yang memilih pergi. Bayern Munich setidaknya perlu satu pengganti untuk menjamin agresivitas sisi sayap mereka terjaga. Kingsley Coman dan Serge Gnabry sudah bersaing memperebutkan tempat dengan Thomas Muller yang juga mampu bermain lebar mengisi posisi kosong itu.

Internazionale Milano

Internazionale Milano
Internazionale Milano

Inter Milan kini memiliki pemimpin baru yang sudah teruji berpengalaman sebagai pemenang. Kehadiran Antonio Conte diharapkan mampu menjadi penantang serius Juventus yang terus memonopoli gelar Serie A. Mengingat pihak terakhir yang berhasil melakukannya adalah AC Milan pada 2011 silam.

Untuk menjatuhkan dominasi Juventus yang kini justru diperkuat mega bintang dunia seperti Cristiano Ronaldo, Inter Milan akan sangat membutuhkan lebih banyak kualitas dalam sektor penyerangan mereka. Conte memang bisa mengatur sistem pertahanan dengan siapa saja, tetapi dengan Bale, Conte akan memiliki pemain yang mampu memberikan keajaiban di sepertiga akhir pertahanan lawan.

Manchester United

Manchester United yang tidak enggan untukĀ  menghamburkan banyak uang untuk pemain dan dalam beberapa tahun terakhir tidak ada satupun pemain bintang mampu tampil menawan di Theater Dreams.

Angel Di Maria, Romelu Lukaku dan Fred adalah segelintir contoh perekrutan gagal di Old Trafford meskipun tidak lebih menyakitkan seperti apa yang dilakukan Alexis Sanchez yang menggerus neraca keuangan United dengan gaji 400.000 poundsterling seminggu. Namun, meski menghadirkan banyak pemain di sektor penyerangan.

Setan Merah tetap tidak memiliki kualitas dalam serangan dan keadaan itu masih berlangsung hingga sekarang. Di posisi sayap kanan saat ini sedang lowong, tidak ada winger yang mampu menemani pemuda berbakat seperti Martial dan Rashford di sisi kiri.nSiapa yang lebih baik daripada Bale untuk ditempatkan di sana? Siapa tahu dengan hadirnya Bale dan Daniel James, Setan Merah dapat kembali ke empat besar.